Adegan bilik telepon hujan ala Wong Kar-wai
Sebuah prompt sinematik multi-shot yang sangat detail untuk Seedance 2.0 yang dirancang untuk meniru gaya Sinema Seni Hong Kong tahun 90-an, menampilkan adegan melankolis di bilik telepon yang hujan dengan instruksi khusus untuk efek visual, pencahayaan, dan performa emosional.
Ini adalah contoh kasus seedance-2-0 untuk Inspirasi Lainnya . Gunakan contoh siap salin di bawah ini untuk menghasilkan visual serupa, dan tinjau atribusi Awesome Seedance 2.0 Video Prompts serta hak penggunaan komersial sebelum digunakan kembali.
Butuh seluruh rangkaian prompt? Gunakan Inspirasi Lainnya Untuk contoh terkait lainnya, kunjungi pusat topik, atau buka Perpustakaan prompt Gambar GPT 2 untuk indeks contoh lengkap, struktur yang dapat digunakan kembali, dan atribusi sumber.
Mengingatkan
Prompt siap salin
[Gaya Film]: Gaya Sinema Seni Hong Kong tahun 90-an, nuansa film retro, butiran ISO tinggi, warna kuning kehijauan yang ambigu, efek langkah bingkai, suasana melankolis. [Dialog Inti (untuk pengendalian emosi)]: "Jika kenangan itu makanan kalengan, kuharap mereka tidak pernah kadaluarsa." [Durasi Video]: 10 detik [Naskah]: [00:00-00:04] Adegan 1: Mengintip Melalui Kaca. Adegan: Sebuah bilik telepon umum merah yang tertutup hujan. Karakter: Seorang pria (atau wanita) dengan mantel trench khaki memegang gagang telepon erat-erat, tidak berbicara, hanya mendengarkan. Performa Emosional: Melalui pembiasan kaca, terlihat matanya kosong namun sangat emosional. Hujan mengalir di kaca, mendistorsi wajahnya seperti lukisan cat minyak. Subtitel/Naratif: Gambar tampak beku, hanya suara hujan. [00:04-00:07] Adegan 2: Close-up Ekstrem & Ekspresi Mikro. Adegan: Fokus pada bibir dan setengah wajah karakter. Aksi: Dia berbisik pelan ke gagang telepon. Bibirnya sedikit bergetar, seolah ingin mengatakan sesuatu tetapi menahannya. Pencahayaan: Cahaya neon jalanan yang redup dan terang bergantian di wajahnya. Pemetaan Emosi Dialog: Menunjukkan pengekangan dan kesepian yang mendalam karena "ingin menyentuh tetapi mundur". [00:07-00:10] Adegan 3: Bayangan Seret Rana Lambat Khas. Adegan: Karakter menutup telepon, berbalik, dan berjalan ke kerumunan yang hujan. Efek Visual: Menggunakan efek frame stepping (nuansa stop-motion), punggung karakter menjadi buram dengan bayangan yang membuntuti (motion blur), seolah jiwanya tetap di tempat sementara hanya tubuhnya yang berjalan pergi. Lingkungan: Latar belakang adalah lampu mobil kota yang mengalir membentuk jejak cahaya memanjang. [Parameter Teknis]: Kamera genggam simulasi, kedalaman bidang dangkal, pergeseran warna, intensitas emosional.
Catatan penggunaan kembali dan sumber
Gunakan perintah ini dengan aman setelah melihat pratinjau kasus.
- 1.Salin perintah tersebut atau buka langsung di Dovoo dengan tombol pembuatan.
- 2.Sesuaikan variabel, rasio aspek, dan gambar referensi untuk kebutuhan Anda sendiri.
- 3.Sebelum mempublikasikan atau menggunakan untuk tujuan berbayar, verifikasi hak sumber, persyaratan atribusi, dan risiko merek atau citra.