Prompt Video Gaya Drama TV HK Era Hebat (大时代) 90-an
Sebuah petunjuk terperinci dan multi-shot untuk Seedance 2.0 untuk menghasilkan video yang meniru gaya intens dan fatalistik dari drama TV Hong Kong tahun 1990-an 'The Great Era' (大时代). Petunjuk ini menentukan gaya visual (butiran film vintage, nada kekuningan hangat, kontras tinggi), latar (bursa saham Hong Kong tahun 1990-an), karakter (seorang spekulan yang panik), dan tiga adegan berbeda yang sarat emosi dengan aksi, dialog, dan suasana tertentu.
Ini adalah contoh kasus seedance-2-0 untuk Potret & Karakter . Gunakan contoh siap salin di bawah ini untuk menghasilkan visual serupa, dan tinjau atribusi Awesome Seedance 2.0 Video Prompts serta hak penggunaan komersial sebelum digunakan kembali.
Mengingatkan
Prompt siap salin
[Gaya] Gaya Drama TV Hong Kong tahun 90-an, Grain Film Vintage, Kontras Tinggi Nada Kuning Hangat, Lensa Sudut Lebar Perspektif yang Dilebih-lebihkan, Emosi yang Sangat Histeris, Kacau, Berisik, Putus Asa. [Adegan] Aula Bursa Saham Hong Kong tahun 1990-an, lantai dipenuhi kertas bekas, layar elektronik berwarna hijau suram (penurunan saham HK ditandai hijau/atau menggunakan merah untuk menunjukkan krisis, tergantung interpretasi model generasi, disarankan untuk menulis "Angka yang Anjlok"). [Karakter] Spekulan: Mengenakan setelan abu-abu bahu lebar ala 90-an, rambut acak-acakan, berkeringat, mata merah dan panik, menggenggam erat "Telepon Bata". [Detail Adegan] [00:00-00:05] Adegan 1: Kejatuhan Besar - Momen Kegilaan Visual: Close-up sudut lebar pada wajah. Tokoh utama berdiri di tengah lantai perdagangan, dikelilingi oleh kerumunan yang berlari dan berteriak dengan buram. Aksi: Dia meraung histeris ke "Telepon Batu Bata," urat-uratnya menonjol, meludah. [Dialog/Subtitle]: "Jangan takut! Penyesuaian teknis! Beri aku lebih banyak daya ungkit!" (Kegilaan maksimal). Suasana: Angka-angka pada layar elektronik latar belakang berkedip liar, cahaya merah dan hijau saling berjalin, menciptakan rasa urgensi yang mencekik. [00:05-00:10] Adegan 2: Sebuah Momen - Angin di Atap Visual: Potongan Lompat. Kamera tiba-tiba beralih ke tepi atap gedung pencakar langit yang sepi. Aksi: Tokoh utama membelakangi kamera, jaket jasnya terlempar ke samping, dasinya longgar. Angin kencang mengacak-acak rambut dan kemejanya. Dia menggenggam sertifikat saham yang kusut, tubuhnya bergoyang-goyang dengan berbahaya. Suasana: Pergeseran instan dari kebisingan ekstrem ke Keheningan yang Memekakkan Telinga, hanya suara angin yang menderu. [00:05-00:15] Adegan 3: Sebuah Mimpi - Salju Kertas Visual: Pengambilan gambar sudut rendah. Aksi: Tokoh utama melepaskan pegangannya, dan kertas-kertas bekas berwarna putih yang tak terhitung jumlahnya berjatuhan seperti salju dari atap, berserakan di jalanan Central yang ramai namun acuh tak acuh. Close-up: Adegan akhirnya berfokus pada matanya yang putus asa dan kosong (pupilnya kehilangan kilau), air mata penyesalan mengalir di wajahnya. [Subtitle (Font Vintage Kuning)]: Pasar saham mengandung risiko, kehati-hatian disarankan saat memasukinya.
Catatan penggunaan kembali dan sumber
Gunakan perintah ini dengan aman setelah melihat pratinjau kasus.
- 1.Salin perintah tersebut atau buka langsung di Dovoo dengan tombol pembuatan.
- 2.Sesuaikan variabel, rasio aspek, dan gambar referensi untuk kebutuhan Anda sendiri.
- 3.Sebelum mempublikasikan atau menggunakan untuk tujuan berbayar, verifikasi hak sumber, persyaratan atribusi, dan risiko merek atau citra.