IP
Hasilkan
Gambar referensi utama
Seedance 2.0 kasusPemandangan & AlamReferensi ke Video2 referensi

Transisi Video Pencocokan Mulus Tak Terlihat

Skrip video perjalanan multi-adegan yang kompleks untuk Seedance 2.0 yang berfokus pada transisi 'satu bingkai, dua bacaan' yang tidak terlihat, mengubah tekstur duniawi seperti seprai dan seni latte menjadi lanskap epik.

Ini adalah contoh kasus Seedance 2.0 untuk Pemandangan & Alam . Gunakan contoh siap salin di bawah ini untuk menghasilkan visual serupa, dan tinjau atribusi Awesome Seedance 2.0 Video Prompts serta hak penggunaan komersial sebelum digunakan kembali.

Butuh seluruh rangkaian prompt? Gunakan Pemandangan & Alam Untuk contoh terkait lainnya, kunjungi pusat topik, atau buka Seedance 2.0 katalog cepat untuk indeks contoh lengkap, struktur yang dapat digunakan kembali, dan atribusi sumber.

Mengingatkan

Prompt siap salin

[Gaya] Kualitas sinematik perjalanan, pencahayaan alami realistis, gerakan kamera yang halus dan berkelanjutan, transisi mulus 'satu bingkai, dua bacaan' (transisi yang tidak terlihat), rasio aspek vertikal 9:16.

[Durasi] 15 detik

[Karakter] Protagonis

[00:00-00:04] Adegan 1: Lipatan Selimut = Puncak Salju
Visual: Cahaya pagi di kamar tidur, protagonis tersenyum ke kamera lalu menjatuhkan diri ke tempat tidur putih. Kamera menyelam ke arah lipatan seprai sampai lipatan dan bayangan putih memenuhi layar—bingkai ini kemudian menjadi bidikan udara puncak salju: bayangan seprai adalah sisi gelap puncak. Kamera mempertahankan kecepatan, kabut salju bertiup dari puncak, kamera miring ke atas untuk menunjukkan protagonis melambai dari lereng bersalju.
Audio: Gemerisik seprai digantikan oleh angin dataran tinggi.

[00:04-00:08] Adegan 2: Buih Susu = Laut Awan
Visual: Di dekat jendela di kabin gunung, protagonis meniup cangkir porselen putih yang dipegang dengan kedua tangan. Kamera menyelam secara vertikal ke dalam cangkir, buih susu memenuhi layar—bingkai ini menjadi pemandangan udara laut awan: tekstur buih adalah puncak awan. Awan bergerak perlahan, kamera terus jatuh melalui dasar awan untuk mengungkapkan garis pantai keemasan. Protagonis berjalan tanpa alas kaki di tepi ombak dan tersenyum kembali.
Audio: Suara meniup kopi meluas menjadi angin melalui awan, lalu ombak laut masuk.

[00:08-00:12] Adegan 3: Butiran Pasir = Kembang Api
Visual: Pantai yang diterangi cahaya latar saat senja, protagonis melemparkan segenggam pasir halus ke arah bagian atas bingkai. Butiran pasir tersebar melawan cahaya, latar belakang dengan cepat menjadi gelap malam, dan butiran emas mengambang memenuhi bingkai gelap—bingkai ini adalah langit malam: butiran pasir adalah percikan kembang api. Percikan meledak menjadi pertunjukan kembang api penuh, cakrawala kota naik dari bawah, siluet protagonis muncul di atap.
Audio: Gemerisik pasir secara mulus bertransisi menjadi kembang api yang meledak.

[00:12-00:15] Adegan 4: Finale Atap
Visual: Protagonis di atap, tangan terbuka menyaksikan kembang api, melihat ke belakang dan tersenyum. Kamera perlahan mengorbit ke atas, lautan lampu dan kembang api memenuhi latar belakang, membekukan bingkai untuk mengakhiri.
Audio: Kembang api dan ketukan musik disinkronkan untuk penyelesaian.

[Catatan Sutradara] 1. Aturan Transisi: Bingkai penghubung harus 'satu bingkai, dua bacaan'—seprai/puncak salju, buih susu/laut awan, pasir/kembang api harus berupa dua interpretasi dari konten visual yang sama persis tanpa perubahan pada potongan. 2. Tidak ada fade, distorsi, atau morphing; deformasi yang terlihat adalah kegagalan. 3. Pergeseran adegan dikonfirmasi hanya dengan gerakan mikro (kabut salju, aliran awan, percikan). 4. Kecepatan dan arah kamera harus berkelanjutan di seluruh jembatan. 5. Protagonis harus memiliki gerakan aktif di setiap segmen.

Best for

  • - Pemandangan & Alam visual exploration
  • - Short video shots and motion references
  • - Reusable briefs that keep source attribution visible

Change these parts

  • - Subject, product, character, or scene
  • - Aspect ratio, camera, lighting, and background
  • - Brand, text, color, and output constraints

Recommended model and settings

  • - Model: seedance-2-0
  • - Input mode: Referensi ke Video
  • - Aspect ratio: 9:16
  • - Commercial status: restricted

How to use this prompt

  1. 1. Copy the prompt and preserve its structure for the first test.
  2. 2. Replace the subject, context, and publishing channel.
  3. 3. Change one camera, lighting, or style variable per iteration.
  4. 4. Inspect the output, source, text, and rights before reuse.

Limitations, source, and reuse cautions

  • - Generated output is an editable draft, not factual, legal, or rights evidence.
  • - Review the linked source, people, brands, logos, text, and third-party media before commercial use.
Diimpor dari Awesome Seedance 2.0 Video Prompts . Atribusi diperlukan. Status penggunaan komersial adalah restricted ; tinjau hak sumber sebelum penggunaan berbayar.

Lebih banyak kasus dalam kategori ini

Diprioritaskan berdasarkan kategori, kompatibilitas mode input, kualitas, dan risiko yang lebih rendah.

6

Catatan penggunaan kembali dan sumber

Gunakan perintah ini dengan aman setelah melihat pratinjau kasus.

  1. 1.Salin perintah tersebut atau buka langsung di Dovoo dengan tombol pembuatan.
  2. 2.Sesuaikan variabel, rasio aspek, dan gambar referensi untuk kebutuhan Anda sendiri.
  3. 3.Sebelum mempublikasikan atau menggunakan untuk tujuan berbayar, verifikasi hak sumber, persyaratan atribusi, dan risiko merek atau citra.
Seamless Invisible Match Transition Video Seedance 2.0 Video Prompt | Image Prompt Gallery