IP
Hasilkan
Gambar pratinjau adegan Tanah Suci Buddha yang halus.
Gambar referensi utama

Pemandangan Tanah Suci Buddha yang halus dan menenangkan.

Sebuah deskripsi yang sangat detail tentang Tanah Suci Barat (Sukhavati) dengan tanah keemasan, kolam teratai, dan arsitektur ilahi.

Ini adalah contoh kasus gpt-image-2 untuk Seni Ilustrasi . Gunakan contoh siap salin di bawah ini untuk menghasilkan visual serupa, dan tinjau atribusi Awesome Nano Banana Pro Prompts serta hak penggunaan komersial sebelum digunakan kembali.

Butuh seluruh rangkaian prompt? Gunakan Seni Ilustrasi Untuk contoh terkait lainnya, kunjungi pusat topik, atau buka Perpustakaan prompt Gambar GPT 2 untuk indeks contoh lengkap, struktur yang dapat digunakan kembali, dan atribusi sumber.
Coba perintah ini

Mengingatkan

Prompt siap salin

Tanah Suci Barat Kebahagiaan Tertinggi (juga dikenal sebagai Tanah Suci Barat, Sukhavati) adalah tanah Buddha Amitabha (Buddha Kehidupan Tak Terbatas). Ciri utamanya adalah ketiadaan semua penderitaan, hanya kebahagiaan murni, sebuah kontras yang mencolok dengan dunia Saha kita (dunia penderitaan). Letaknya di sebelah barat dunia kita, sejauh sepuluh triliun tanah Buddha (lihat Sutra Amitabha untuk detailnya). Buddha utamanya adalah Buddha Amitabha (Cahaya Tak Terbatas, Kehidupan Tak Terbatas), yang terus-menerus mengajarkan Dharma; diapit oleh Bodhisattva Avalokiteshvara dan Bodhisattva Mahasthamaprapta, yang secara kolektif dikenal sebagai "Tiga Orang Suci Barat." Lingkungannya dihiasi dengan tujuh harta karun, murni dan tanpa cela. Buminya terbuat dari emas, datar, lembut, cerah, dan bersih, tanpa gunung, sungai, jurang, duri, atau batu. Kolam Tujuh Permata dan Air yang Memiliki Delapan Kebajikan: Kolam-kolam tersebut diisi dengan tujuh material permata (emas, perak, lapis lazuli, kristal, cangkang tridacna, mutiara merah, dan akik). Airnya memiliki delapan kebajikan: manis, sejuk, lembut, ringan, jernih, harum, menghilangkan dahaga, dan menyehatkan pikiran. Dasar kolam ditutupi pasir emas, dan tepiannya dihiasi dengan tangga tujuh permata. Teratai di kolam sebesar roda gerobak, memancarkan cahaya biru, kuning, merah, dan putih. Arsitektur: Paviliun, istana, dan ruang kuliah tujuh permata melayang di udara, ukurannya berubah sesuka hati, tembus pandang dan kristal, jauh melampaui alam surgawi. Pohon Permata dan Musik Surgawi: Tujuh baris pohon, tujuh lapis pagar, dan tujuh lapis jaring, semuanya terbuat dari empat material berharga. Angin sepoi-sepoi menggerakkan pepohonan dan jaring, menghasilkan suara Dharma yang halus, seperti ratusan ribu alat musik yang dimainkan secara bersamaan, secara alami membimbing pendengar untuk merenungkan Tiga Permata: Buddha, Dharma, dan Sangha. Iklim dan Hujan: Tidak ada perbedaan antara panas dan dingin, tidak ada bencana angin dan hujan; iklim selalu sejuk dan nyaman. Bunga mandala jatuh dari langit enam kali sehari semalam, harum dan berwarna-warni. Burung-burung Ajaib: Bangau putih, merak, beo, kalavinka, dll., semuanya adalah manifestasi dari Buddha Amitabha, mengeluarkan panggilan harmonis, menyatakan Dharma. Makhluk Hidup: Tidak ada penderitaan, hanya kegembiraan, dan umur yang tak terukur. Kelahiran Kembali: Semua makhluk lahir dari teratai di Kolam Tujuh Harta Karun, bukan lahir dari orang tua, dan bebas dari penderitaan kelahiran, usia tua, penyakit, dan kematian. Penampilan: Semua memiliki tubuh berwarna ungu keemasan murni, agung dan luhur, menyerupai Buddha Amitabha; Memiliki lima kekuatan supranatural: mata ilahi, telinga ilahi, telepati, pengetahuan tentang kehidupan lampau, dan kecepatan supranatural, bebas dan tanpa hambatan. Masa Hidup: Bertahan selama berabad-abad yang tak terhitung jumlahnya, hampir abadi, tanpa khawatir akan kematian dini atau penuaan. Sifat: Semua adalah makhluk yang sangat berbudi luhur, bebas dari keserakahan, kemarahan, ketidaktahuan, kecemburuan, atau konflik; welas asih, egaliter, bijaksana, dan murni, selalu mendengarkan Dharma. Kehidupan: Makanan dan pakaian muncul secara alami, tidak memerlukan kerja keras; di pagi hari, mereka dapat melakukan perjalanan ke sepuluh triliun negeri Buddha untuk mempersembahkan sesaji kepada Buddha dan kembali pada waktu makan. Waktu dan Ruang: Tak terbatas dan abadi. Waktu: Tanpa siang dan malam, tanpa tahun dan bulan, kebahagiaan abadi; dunia ini tidak mengalami evolusi pembentukan, keberadaan, peluruhan, dan kekosongan. Ruang: Luas dan tak terbatas, bahkan menampung semua makhluk di sepuluh penjuru tanpa pernah sesak; sebutir debu dapat memuat tiga ribu chiliokosmos besar.

Catatan penggunaan kembali dan sumber

Gunakan perintah ini dengan aman setelah melihat pratinjau kasus.

  1. 1.Salin perintah tersebut atau buka langsung di Dovoo dengan tombol pembuatan.
  2. 2.Sesuaikan variabel, rasio aspek, dan gambar referensi untuk kebutuhan Anda sendiri.
  3. 3.Sebelum mempublikasikan atau menggunakan untuk tujuan berbayar, verifikasi hak sumber, persyaratan atribusi, dan risiko merek atau citra.