Film Pendek Potret Sinematik Wanita Perkotaan
Sebuah panduan video sinematik profesional yang dirancang untuk Seedance 2.0, menciptakan narasi tentang tiga wanita berbeda dalam suasana kota malam hari. Panduan ini merinci kostum karakter, pencahayaan, pergerakan kamera spesifik seperti slow-mo dan dolly-in, serta menyertakan narasi Jepang yang tepat waktu untuk produksi berkualitas tinggi selama 15 detik.
Ini adalah contoh kasus seedance-2-0 untuk Potret & Karakter . Gunakan contoh siap salin di bawah ini untuk menghasilkan visual serupa, dan tinjau atribusi Awesome Seedance 2.0 Video Prompts serta hak penggunaan komersial sebelum digunakan kembali.
Butuh seluruh rangkaian prompt? Gunakan Potret & Karakter Untuk contoh terkait lainnya, kunjungi pusat topik, atau buka Perpustakaan prompt Gambar GPT 2 untuk indeks contoh lengkap, struktur yang dapat digunakan kembali, dan atribusi sumber.
Mengingatkan
Prompt siap salin
[Gaya] Film Potret Wanita Urban, Pewarnaan Sinematik, Fotorealistik, Kemewahan yang Suram, 4K HD, Menampilkan 3 orang.\n[Durasi] 15 detik\n[Adegan] Kota larut malam — belakang panggung klub malam, kamar tidur apartemen, kantor.\n[Karakter]\nWanita A @Image1 (Rambut panjang hitam, gaun slip kulit hitam + mantel bulu putih, anting-anting lingkaran emas, kalung emas, kacamata hitam di kepala, aura dingin dan glamor)\nWanita B @Image2 (Rambut keriting panjang merah jingga, sweater longgar putih, kalung mutiara, lembut dan tenang)\nWanita C @Image3 (Rambut lurus panjang hitam, kemeja putih + dasi hitam + rok hitam, anting-anting emas, mata merah, sabar dan keras kepala)\n\n[00:00-00:02] Adegan 1: Ratu Klub Malam (Masuk Gerak Lambat)\n[Narasi Jepang] Suara wanita rendah: 'Di malam kota ini, tiga lantai adalah bernapas.\nSlow-mo Medium Shot: Suasana remang-remang di belakang panggung klub malam, dinding dilapisi koran, lampu tungsten memancarkan cahaya hangat dan keras. Wanita A dengan satu tangan di pinggul, bulu tergerai dari bahu ke siku, sedikit memiringkan kepalanya, melirik kamera dari balik kacamata hitamnya dengan seringai dingin. Anting-anting emas bergoyang mengikuti gerakan kepalanya, memantulkan titik-titik cahaya kecil.\n\n[00:02-00:06] Shot 2: Kesendirian Larut Malam (Momen Intim)\n[Narasi Jepang]: 'Seseorang menyembunyikan wajah yang tidak mereka tunjukkan kepada siapa pun.'\nMedium Close-up Side Shot: Cahaya lampu hangat berpadu dengan cahaya bulan biru dingin dari luar. Wanita B duduk di tepi tempat tidur, satu tangan dengan lembut menggenggam kerah sweter, rambut panjang berwarna oranye-merah jatuh di bahu dan dada, dia menunduk dengan mata sedikit tertutup, bulu mata membentuk bayangan. Kalung mutiara sedikit berkilau di tulang selangka. Cahaya kota di luar jendela menjadi buram seperti bokeh.\n\n[00:06-00:10] Adegan 3: Titik Patah di Kantor\n[Narasi Jepang]: 'Seseorang bahkan tidak diperbolehkan menangis.'\nFrontal Medium Shot Slow Dolly In: Sebuah kantor dengan lampu neon putih dingin, kosong setelah jam kerja. Wanita C bersandar di meja, tangan terkepal di samping tubuhnya, buku-buku jarinya memutih. Kamera perlahan bergerak ke arah wajahnya — mata merah, air mata menggenang tetapi tertahan, bibir sedikit gemetar, rahang tegang. Dasi ditarik longgar, kerah kemeja sedikit terbuka.\n\n[00:10-00:13] Adegan 4: Potongan Silang Tiga Kali (Potongan Silang Cepat)\n[Narasi Jepang]: 'Meskipun begitu—'\nPotongan Lompat bergantian tiga set gambar:\nWanita A tiba-tiba berbalik dan mendorong pintu klub malam hingga terbuka ke malam hari, bulunya berkibar tertiup angin—\nWanita B mendongak ke arah cahaya bulan di luar, ekspresinya berubah dari lembut menjadi tegas—\nWanita C menyeka air mata dari sudut matanya dengan punggung tangannya, menarik napas dalam-dalam dan menegakkan punggungnya—\nSetiap gambar 1 detik, ritme dipercepat dengan dentuman drum frekuensi rendah.\n\n[00:13-00:15] Adegan 5: Bingkai Akhir\n[Narasi Jepang]: 'Mereka tidak berhenti.'\nLayar Terpisah Tiga Kali: Kiri - Wanita A berjalan dengan cahaya latar di jalan; Tengah - Wanita B berdiri di dekat jendela dalam profil; Kanan - Wanita C di dalam lift menatap langsung ke lensa. Ketiganya membeku secara bersamaan.\nLayar hitam, teks terjemahan tulisan tangan Jepang berwarna putih muncul: 'Tiga malam, tiga jenis kekuatan.'
Catatan penggunaan kembali dan sumber
Gunakan perintah ini dengan aman setelah melihat pratinjau kasus.
- 1.Salin perintah tersebut atau buka langsung di Dovoo dengan tombol pembuatan.
- 2.Sesuaikan variabel, rasio aspek, dan gambar referensi untuk kebutuhan Anda sendiri.
- 3.Sebelum mempublikasikan atau menggunakan untuk tujuan berbayar, verifikasi hak sumber, persyaratan atribusi, dan risiko merek atau citra.